Archive for the ‘Sri Sultan HB IX’ Category

Keteladanan dari Sri Sultan Hamengkubuwono lX yang Perlu dicontoh bagi generasi Muda

Monday, May 28th, 2012

Beberapa waktu yang lalu kita mungkin mendengar dan melihat peringatan satu abad Sri Sultan Hamengkubuwono lX. Mengenang dan meneladani beliau memang bukan hal yang berlebihan, malah merupakan hal penting, untuk mengetahui perjuangan, jasa, dan kehidupan beliau supaya dapat menjadi contoh, inspirasi dan keteladanan bagi generasi sekarang, sebenarnya bila kita tahu jasa beliau  sangatlah besar bukan hanya bagi kerato yogyakarta, rakyatnya namun juga bangsa dan negara lndonesia. Bagi yang belum mengerti atau belum mengenal beliau, ada baiknya mengetahuai sejarah beliau.

Apa yang saya tulis tidaklah menekankan  tentang riwayat dan profil sultan HB IX, namun lebih melihat secara sekilas dengan bahasa yang mudah dipahami, agar mudah mengerti  jasa, peran, dan cerita dari  beliau yang besar dan patut dicontoh.  Sri Sultan HB IX, merupakan tokoh yang cukup terkenal dan  kharismatik.  jasanya bukan hanya kepada warga yogyakarta namun juga bagi bangsa lndonesia. Satu hal yang sangat penting adalah ketika beliau menyatakan dengan maklumat bahwa wilayahnya, kesultanan ngayogyakarta sebagai bagian dari republik lndonesia, dengan status daerah istemewa. Sejak saat itu yogyakarta menjadi daerah yang sangat penting bagi perjuangan  bangsa lndonesia.  Oleh karena itu tidak berlebihan bila menyebut seandainya tanpa yogyakarta, lndonesia mungkin takkan pernah ada. Beliau dengan kemampuan, wilayah dan kekuasaannya membantu dan mendukung perjuangan mempertahankan kemerdekaan lndonesia. Ketika keadaan negara republik lndonesia sedang kacau karena serbuan belanda yang ingin menguasai kembali lndonesia, beliau menyediakan wilayahnya, yogyakarta sebagai ibukota negara. Beliau juga membantu pemerintah lndonesia dengan bantuan materi, banyak membantu para pejuang, menyediakan tempat tinggal bagi para pejuang dan keluarganya. Ibukota negara, yogyakarta menjadi pertahanan terakhir bagi bangsa indonesia. Waktu itu kantor presiden berada di gedung agung, dan kantor mentri menumpang di rumah penduduk. Keadaan para pemimpin dan pejabat bangsa lndonesia waktujangan bayangkan mewah dan berkesenangan, seperti sekarang, namun penuh penderitaan dan perjuangan dalam rangka memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan bangsanya.  Beliau juga  berperan dalam serangan umum satu maret, yang membuka mata dunia bahwa tentara dan negara lndonesia masih ada, guna melawan propaganda Belanda bahwa RI telah hancur. Ketika Belanda berusaha menguasai lndonesia kembali  melalui agresi militernya, belanda sebenarnya menawari beliau dengan kedudukan yang tinggai, namun ditolak. Sebelumnya, ketika masa pendudukan Jepang, beliau menyelamatkan rakyat dari kewajiban romusha dengan memerintahkan rakyat untuk membuat selokan mataram, dengan alasan bahwa rakyat sedang membuat selokan mataram, maka rakyat tidak bisa digunakan tenaganya untuk romusha. Dari cerita tersebut terlihat bagaimana totalitas yang beliau berikan kepada bangsa dan negara.

Beliau juga pernah menjadi wakil presiden. Selama hidupnya beliau terkenal sederhana dan merakyat, padahal beliau adalah seorang raja, yang memiliki rakyat yang setia.dan gubernur sekaligus, yang pernah memegang jabatan pemerintahan.

Meskipun beliau telah tiada bagi warga yogyakarta yang pernah mengalami kepemimpinannya, beliau memiliki kesan yang mendalam.Salah satu cerita turun temurun yang saya dengar adalah, ketika beliau naik mobil perenah dicegat oleh seorang pedagang yang lama belum mendapatkan kendaraan untuk berangkat ke pasar, beliau kemudian berhenti lalu memberikan tumpangan, tanpa enggan juga membantu mengangkati barang dagangan ke mobil juga ketika menurunkan barang dagangan yang dibawa pedagang itu. pedagang yang menumpang itu sama sekali tidak tahu bahwa yang membantunya ialah sultan. Ketika pedagang itu turun dan menjadi perhatian orang dan petugas yang melikat, ia kemudian ditegur, mengapa ia berani lancang dengan sultan, pedagang itu kemudian baru menyadari bahwa orang tersebut adalah sultan hamengkubuwana lX, ia kemudian mencium tangan dan kaki sultan lalu pingsan, menurut cerita lain ia langsung pinsang setelah diberi tahu bahwa bahwa yang dihadapannya adalah sultan hamengkubuwono lX. Dari cerita ini dapat terlihat bagaimana kesederhanaan seorang pemimpin dan tiada rasa enggan serta tinggi hati karena merasa memiliki kedudukan yang tinggi.

Ungkapan lain dari beliau yang terkenal adalah `meskipun saya berpengetahuan barat, namun saya tetap orang jawa`. Sri Sultan HB IX memang meperoleh pendidikan di Belanda, namun dengan pendidikan di barat itu  tidak membuatnya mengagungkan kebudayaan barat, beliau  menjunjung tinggi kebudayaan jawa. Hal ini patut dicontoh bagi generasi muda supaya jangan latah mengikuti kebudayaan dari luar dengan meninggalkan kebudayaan sendiri. Apalagi pada masa sekarang banyak anak muda yang mengikutiu dan meniru segala sesuatu dari luar yang dianggap lebih unggul. Mereka cenderung meninggalkan budaya sendiri dan menganggap budayanya kuno, ketinggalan jaman, dst, sedangkan budaya luar dianggap lebih modern, unggul, baik.

Atas jasa beliaulah UGM yang semula menggunakan pagelaran kraton sebagai tempat kuliahnya diberi tempat di bulaksumur yang merupakan tanah milik kraton.